“Memecat” beberapa PPC Indonesia

3 comments 819 views

Dalam satu bulan ini saya akhirnya memberanikan diri untuk menghapus kehadiran beberapa ads yg berasal dr beberapa situs PPC Indonesia yg saya ikuti. Beberapa memang terkait dengan penghasilan, tapi itubukan satu2nya alasan. Beberapa situs, kayaknya punya efek menurunkan performa situs kita.

Keliatannya, karena mayoritas menggunakan account shared hosting (walopun ada yg dikelola perusahaan hosting juga), performanya menurun seiring makin banyaknya pageview yg harus dia layani. Hal itu makin terasa ketika masuk di jam2 sibuk. Yg terburuk, halaman situs saya yg menggunakan server IIX bahkan sampe 1 menit baru bisa diload karena menunggu iklan dari servernya PPC kelar dimuatnya (walo kadang gagal loading siy...)So.., tanpa berpanjang2, inilah program PPC yg saya pecat dlm sebulan kemaren:

Kumpulblogger

Walopun termasuk PPC yg memberikan penghasilan tertinggi untuk tiap kliknya, tapi dalam beberapa pekan terakhir kontribusinya menurun bagi penghasilan saya. Entahlah, mungkin ini disebabkan karena format iklannya yg membosankan. Plus, ditambahi dengan variasi iklannya yg monoton (hampir semua merupakan promo bisnis online), lenyaplah sudah daya tariknya.

Dari sisi performance server, saya ndak ada masalah dg Kumpulblogger walopun kalo sedang down lumayan lama juga. Dus, karena masih ada sedikit saldo di sana, akhirnya Kumpulblogger masih saya biarkan terpasang di situs saya yg tdk terlalu ramai.

Mungkin saya akan kembali memajang Kumpulblogger kalau dia sudah ada inovasi dalam format iklannya :)

AdsenseCamp

Layanan PPC yg dimiliki perusahaan hosting ini kayaknya kurang berorientasi pada publisher. Ditaruh di server yg sama dengan Oggix, performanya sangat mengecewakan. Ketika saya chat dengan bagian supportnya, tanggapannya juga kurang bagus. Padahal, waktu itu saya berniat menunggu jika memang alasan kelambatan loadingnya karena sedang ada masalah atau maintenance. Dan, di saat yg sama, saya juga sudah letakkan iklannya di bagian atas halaman.

Bisa dibayangkan betapa lamanya waktu yg dibutuhkan untuk loading halaman2 saya, karena tiap kali loading harus menunggu request ke server AdsenseCamp dipenuhi. So, saya putuskan besoknya untuk tak lagi memakai PPC itu. Hanya karena saya masih punya saldo sedikit, maka saya masih pasang dia di situs yg tak terlalu ramai pengunjung.

PPCindo

Dalam hal variasi iklan, PPCindo paling invovatif. Saya sempat memakainya dengan kode bottom ad yg formatnya sangat tidak umum namun sepertinya efektif.

Namun, sekitar sebulan bergabung, saya tak mendapatkan satu iklanpun dari PPCindo. So, otomatis saldo nol besar. Sepertinya PPCindo masih merupakan perusahaan yg berusaha merangkak berebut kue iklan, bersaing dengan situs2 sejenis.

Walaupun dia memiliki NS-address sendiri dan menaruh situsnya di jaringan Softlayer, entah kenapa performanya sangat buruk. Sama dengan AdsenseCamp, keberadaannya jadi sangat menghambat loading halaman2 yg saya pasangi iklannya.

Mumpung masih belum ada saldo, dan sudah cukup lama saya menantikan iklannya, akhirnya saya segera cabut dari PPCindo.

author
  1. author

    tiar3168 hari ago

    ternyata gitu toh.. padahal aku mau ikutan. newbie nih..
    kira2 yang benar2 bisa duit di internet itu seperti apa ya? mohon pencerahan..

    Reply
  2. author

    Fauzone3151 hari ago

    Jadi PPC yang direkomendasikan apa aja nih?

    Kapan2 posting yak. Kasih tahu saya juga. Nanti saya baca deh.

    Salam kenal.

    Reply
  3. author

    dhista3150 hari ago

    OK, insyaAllah kapan2 saya tulisken rekomendasi untuk situs2 PPC indonesia, n salam kenal balix

    buwat Tiar: untuk sekarang, bangunlah sebuah situs dengan konten yg bermanfaat, dan belajarlah SEO setelah situsmu berisi lebih dari 10 posting orisinil (bukan jiplakan/bajakan dr situs laen). Kalau mau cari duit dr posting/iklan jgn ngeblog di WordPress atau situs laen yg dlm perjanjiannya tdk membolehkan kamu pasang iklan/content berbayar :)

    Reply

Leave a reply "“Memecat” beberapa PPC Indonesia"