Penurunan bunga kartu kredit belum banyak dilakukan

No comment 1191 views

Pengaturan bunga kartu kredit memang baru akan efektif pada Januari 2013. Rencananya, BI akan mematok maksimal besaran bunga dengan mempertimbangkan beberapa indikator. Antara lain suku bunga acuan (BI rate), struktur biaya, risk-premium serta rata-rata bunga kredit bank.

Namun, sebagian besar pemain kartu kredit belum memanfaatkan masa transisi ini untuk menurunkan bunga secara bertahap. Data Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) menunjukkan, bank masih menetapkan bunga sebesar 3,5% per bulan. Hanya ada tiga bank yang sudah menawarkan bunga di kisaran 2,5% - 3%. Padahal, BI kemungkinan besar menetapkan bunga kartu kredit maksimal 3%.

General Manager Bank Central Asia Tbk (BCA) Santoso mengakui pihaknya belum menghitung perkiraan penurunan bunga tersebut. "Kami akan mengikuti aturan BI." ucapnya, Minggu (4/5).

Bank terafiliasi ke Grup Djarum ini mencatat bunga kartu kredit ritel atau pembelanjaan jenis classic sebesar 3,25% dengan annual fee Rp 75.000. Sedangkan, bunga tarik tunai 3.25% dengan fee jenis gold Rp 125.000. Platinum Visa dan Master Rp 150.000.

Direktur Konsumer Bank Internasional Indonesia (BII). Stephen Liestyo menuturkan, pihaknya menurunkan bunga kartu kredit sesuai wacana BI sebesar 3%. Tapi sejauh ini belum ada rencana memangkas sebelum aturan berlaku.

Saat ini, bank milik investor Malaysia ini mematok bunga sebesar 3,5% untuk ritel dengan annual fee Rp 150.000, Bunga tarik tunai sebesar 4% dengan fee antara Rp 300.000-Rp 400.000. "Tahun depan ada beberapa aturan yang berdampak ke bisnis kartu kredit semua bank." ucap Stephen.

Sampai Desember 2011. outstanding kartu kredit BII mencapai Rp 1,8 triliun dengan jumlah kartu yang beredar sebanyak 650 kartu.

Bank yang sudah menerapkan bunga kartu kredit dibawah 3% antara lain Bank BNI, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mega, dan Citibank. Tapi sejatinya, BCA .juga sudah mengenakan bunga kartu kredit 1,99%, khusus jenis kartu BCA Card.

Sementara BNI menggetok suku bunga sebesar 2.95% untuk jenis transaksi ritel dengan fee 120.000. BRI mengutip bunga 2,68%, Bank Mega sebesar Rp 2.75% untuk jenis ritel platinum dan Citibank sebesar 2,75%.

Dodit Wiweko Probojakti, General Manager Bisnis Kartu BNI mengatakan, pihaknya bisa memberikan bunga 2,95% karena segmen pasarnya lebih ke karyawan kelas menengah. Pemberian bunga sudah memperhitungkan risiko debitur.

Menyusul penurunan BI rate, bank berplat merah ini mengkaji pemangkasan bunga kartu kredit. "Kami ada wacana itu," tutur Dodit. Sayang, ia belum dapat menyampaikan berapa besar bunga akan turun.

Sebelumnya, Managing Director Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI), Steve Martha, mengatakan, asosiasi dan BI sepakat bunga kartu kredit maksimal 3%.. Untuk kompensasi penurunan bunga ini,
bank menekan biaya operasional dan mengecilkan margin. Menurutnya, bunga tidak menjadi masalah, semua bank penerbil sudah sepakat besarannya. (Kontan)

author

Leave a reply "Penurunan bunga kartu kredit belum banyak dilakukan"