Menabung Emas untuk Biaya Pendidikan

No comment 1034 views

Masyarakat perlu dibiasakan membeli emas sebagai tabungan pendidikan atau dana pensiun. Sebab, menabung emas jauh lebih me nguntungkan dibanding dengan menabung uang cash.

Imbauan itu kemarin disampaikan Pandji Harsanto, independent financial planner dalam seminar perencanaan dan pensiuan dengan logam mulia dan reksadana di Hotel Sahid Montana, Kota Malang.

"Nilai emas selalu naik, berbeda dengan nilai mata uang yang cenderung turun," ujarnya. Menurut dia, saat ini banyak sekali tersedia program tabungan pendidikan yang diluncurkan perbankan atau asuransi. Namun setelah dihitunghitung, nilai keuntungannya masih kalah dengan menabung emas. Karena nilai emas akan selalu lebih tinggi dari nilai mata uang.

Dia mencontohkan, ketika masih kuliah di Universitas Brawijaya (UB) tahun 2000 lalu, uang semesternya sekitar Rp 600 ribu yang ketika itu setara dengan 4,5 gram emas. Nah, saat ini uang semesternya naik menjadi sekitar Rp 1,7 juta atau setara dengan 3,5 gram emas. Secara rupiah memang ada kenaikan sangat besar, tetapi jika dibandingkan dengan harga emas, biaya semester itu malah turun. "Melihat kondisi ini, seharusnya masyarakat menyimpan dananya dalam bentuk emas, jangan menabung dengan uang cash," terang dia.

Apalagi, lanjutnya, saat ini banyak sekali faslitas kemudahan membeli emas, utamanya emas batangan yang harganya lebih stabil. Sebab, ukurannya ada yang mulai dari 1 gram hingga satu kilo. Selain itu, ada juga yang menyediakan pembelian emas yang tidak harus dengan uang cash."Saran saya, sekarang masyarakat mulai membeli emas batangan, karena harga emas batangan jauh lebih baik daripada emas perhiasan," terangnya. (lid/nen/radarMalang)

author

Leave a reply "Menabung Emas untuk Biaya Pendidikan"