Fitur, limit, biaya, dan kriteria aplikasi kartu kredit

2 comments 1564 views

Untuk mengejar pertumbuhan bisnis kartu kredit tetap tinggi, bank berlomba-lomba menawarkan pelbagai produk kartu kredit. Salahsatu alasan bagi bank sebesar BCA, kontribusi bisnis kartu kredit ini sekitar 7% dari pendapatan bank. Rinciannya, pendapatan bunga menyumbang 50% terhadap total pendapatan kartu kredit, dari fee income, seperti interchange dan biaya discount rate dari merchant. Para penerbit ini mengemas kartu kredit sesuai dengan segmen yang ingin diraihnya.

Pada umumnya, setiap penerbit kartu kredit mempunyai produk reguler. Produk ini biasanya, terdiri dari kartu silver, gold, dan platinum. Selain itu, ada juga produk everyday card untuk transaksi sehari-hari. Perbedaan produk-produk ini terletak pada fitur, plafon dan iuran tahunan (annual fee).

Setiap produk menmliki fitur dan manfaat yang telah disesuaikan dengan segmen yang dituju. Contohnya, produk everyday card yang menyasar kalangan muda yang baru bekerja. Dalam kartu tersebut, Bank Mandiri mengemas program cicilan dengan bunga ringan hingga 0%.teller bank

Sementara itu, pemegang kartu platinum bisa memperoleh program khusus di merchant eksklusif seperti menawarkan program buy one get one di restoran mewah yang berlaku tiap akhir pekan. Batas kredit kartu platinum ini bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran. Annual fee kartu jenis ini pun lebih mahal, berkisar Rp 450.000 hingga Rp 1 juta per tahun.

Perhitungan besarnya plafon yang diberikan untuk masing-masing kartu biasanya ditentukan dari jumlah penghasilan calon pemegang kartu kredit. Batasan plafon kredit sebesar tiga kali gaji.

Penerbit kartu juga akan meninjau ulang terhadap plafon kartu kredit ini setelah pemakaian enam bulan sampai setahun. Bank akan melihat perilaku dan cara nasabah mengelola keuangannya. Siapa tahu, ada yang pindah kerja dan gajinya berubah.

Di luar kartu kredit reguler, bank juga memiliki kartu co-branding yang spesifik dibuat untuk memenuhi kebutuhan segmen tertentu. Salah satunya adalah kartu kredit Hypermart (Bank Mandiri), Giant (Citibank), dan Carrefour (Bank Mega) yang dibuat untuk segmen market para groceries.
Yang terbaru, Bank Mandiri menawarkan Feng Shui Card tahun. Kartu ini sebagai upaya kami untuk mempercepat. penetrasi ke segmen etnis Tionghoa.

Untuk memenuhi kebutuhan transaksi korporasi, penerbit kartu kredit juga menyediakan kartu kredit korporasi. Bahkan, BCA juga menyiapkan kartu Smart Cash untuk akses modal usaha menengah bawah. Biasanya, kartu korporasi itu untuk institusi besar berbentuk peiseroan terbatas (PT).

Namun, biarpun ragam kartu kredit cukup banyak, penerbit kartu mempunyai patokan bunga yang sama untuk tiap kartu. Bunga kartu kredit terdiri dari dua macam, yakni bunga transaksi ritel dan bunga untuk tarik tunai. Biasanya, bunga tarik tunai akan lebih tinggi Namun, ada juga bank yang mematok dua jenis bunga ini sama. Yang harus diingat, bunga kartu kredit ini cukup tinggi, bisa mencapai 42% per tahun.

Bunga Kartu Kredit*

Iuran Tahunan

Ritel

Tarik Tunai

Mandiri

3,50%

4,00%

Rp 180,000-Rp 1.000.000

BCA

3,25%

3,25%

Rp 75.000-Rp 450.000

BNI

2,95%

3,75%

Rp 120.000 - Rp 600.000

BRI

2,68%

3,25%

Rp 90.000 - Rp 250.000

Citibank

3,50%

4,00%

Rp 225,000-Rp 750.000

HSBC

3,50%

4,00%

Rp 150.000-Rp 750.000

Danamon

3,59%

3,99%

Rp 150.000- Rp 1.500.000

* Bulanan Sumber: Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI)

[Sumber:Kontan]

author
  1. author

    Sutar herawan1866 hari ago

    Saya nasabah tahapan BCA cabang PURABALINGGA, tinggal di jakarta timur. apa persyaratan untuk bikin kartu smart cash bca? Dan dimana bikinya, terimakasih.

    Reply
  2. author

    Shinta1610 hari ago

    Pinjaman KTA BCA Personal Loan ini memiliki suku bunga terendah dari 12% flat per tahun. Seperti pada umumnya pinjaman ini tidak memiliki agunan (KTA). Maksimum jumlah pinjaman yang dapat diminta bisa mencapai Rp 100 juta dengan jangka waktu paling lama adalah 3 tahun.

    Reply

Leave a reply "Fitur, limit, biaya, dan kriteria aplikasi kartu kredit"